#3 Makan Buah
By Mama
Selain buah segar yang kami beli di penjual rujak, kami juga selalu sedia jus kotak di kulkas. Kemarin Papa beli jus jambu, mangga dan leci. Jus jambu dan mangga untuk Papa dan Mama, jus leci untuk Kamila. Walau awalnya enggan, tapi akhirnya Kamila mau minum jus mangga dan jambunya.
Untuk makanan maupun minuman, Kamila sering menentukan mau/tidaknya untuk mencobanya berdasarkan warna dan bentuk/gambarnya. Jus mangga berwarna kuning dan jus jambu berwarna pink, itulah yang menarik Kamila untuk mencobanya.
Teringat dulu Kamila tidak mau minum jus atau buah. Setelah melihat video anak-anak di Youtube tentang buah-buahan, Kamila mulai meminta kami untuk membelikan buah-buahan yang menurutnya kelihatan lucu dan berbentuk menarik di video. Dari buah-buahan yang ia lihat di video, yang akhirnya ia coba dan sukai adalah apel, jeruk, pir dan semangka.
Buah kelengkeng adalah buah baru kesukaannya karena ia petik sendiri dari pohon kelengkeng kami sendiri. Sejak keluar bunganya, kami mengenalkan ke Kamila bahwa bunga ini nantinya akan menjadi buah kelengkeng. Setiap hari Kamila ikut menyirami hingga buahnya siap dipetik. Dan setelah memetik dan memakannya, langsung menjadi buah favoritnya.
Selain kelengkeng, buah yang baru pertama kali ia lihat, mau mencoba dan akhirnya suka adalah jeruk bali. Awalnya ia ragu tapi penasaran dengan buah yang belum pernah ia lihat ini.
M: "Kamila, mama makan buah nih. Kamila juga makan dong!".
K: "Buah apa itu?"
M: "Yang ini Kamila belum pernah lihat. Sini dech, Mama kasih tau".
K: "Buah apa ini, Mama?"
M: "Ini namanya buah jeruk bali. Jeruk raksasaaaaa….nih besar-besar banget kan".
K: "waah...gede bangeet!".
M: "Coba lihat, warnanya apa ini?"
K: "Piiiiink".
M: "Ayo, dicoba dulu" (Mama ambil secuil bulir jeruk bali dan memasukkan ke mulut Kamila).
K: "Hmmmm...enak, Mama. Mau lagi dong!"
Lalu kami pun duduk berdua di sofa, menonton TV sambil makan bulir-bulir jeruk bali yang segar itu.
Comments
Post a Comment